Renungan Kebaktian “Mengapa Vegetarian?”

Namo Buddhaya, Welcome to Dharmayana!

Renungan Kebaktian “Mengapa Vegetarian?”

“Mengapa Vegetarian?”
Oleh: Sami Sakya Nimitta

Muncullah pertanyaan, “Mengapa vegetarian?”. Ketika kita adalah seorang vegetarian, dengan tidak memakan daging, energi tubuh kita akan menjadi lebih murni. Di saat hewan hendak disembelih, mereka akan berontak, marah, takut, sedih, penuh kebencian, dan mungkin akan muncul beragam energi negatif (buruk) lainnya. Energi buruk semacam inilah yang tertinggal dalam tubuh hewan tersebut walau sudah mati disembelih. Hal ini menyebabkan energi kotor tersebut juga akan masuk ke dalam tubuh (fisik) kita dan pada akhirnya akan mengotori energi tubuh kita juga.

Vegetarian juga dianjurkan untuk menyebarkan cinta kasih kepada semua makhluk hidup dengan mengurangi pembunuhan makhluk hidup. Tidak membunuh dan tidak menyebabkan terjadinya pembunuhan dengan menyembelih makhluk bernyawa juga berhubungan dengan hukum belas kasih. Lebih luas lagi, dengan menjadi vegetarian kita akan terbiasa menyayangi makhluk hidup lainnya, sehingga kita juga tidak akan menyakiti atau mengekang kebebasan mereka.

Meskipun masih belum bisa melepaskan diri dari daging, kita dapat melatih diri sedikit demi sedikit saat che it dan cap go. Vegetarian juga penting diimbangi dengan menjaga pikiran, sikap, ucapan dan perbuatan demi kesejahteraan semua makhluk hidup.