“Buddhist and Science”
oleh Yosep Setiawan, S.Ag.

Ajaran Sang Buddha disanjung oleh banyak cendekiawan karena rasional dan ilmiah.
Salah satu ilmuwan terkemuka, Albert Einstein, dalam Forum “Science and Religion”, di New Jersey pada 19 Mei 1939 menyatakan: Agama masa depan akan merupakan suatu agama kosmik. Yang dimaksud dengan agama kosmik ialah agama yang sejalan dengan alam. Agama Buddha memenuhi tuntutan ini.

Dalam ilmu biologi, manusia, hewan dan tumbuhan merupakan makhluk hidup. Namun menurut agama Buddha, yang termasuk makhluk hidup hanyalah manusia dan hewan saja, tumbuhan tidak termasuk makhluk hidup. Hal ini karena tumbuhan tidak ada roh, tidak mempunyai perasaan sehingga tumbuhan tidak dapat digolongkan sebagai makhluk hidup dalam agama Buddha.

Kloning adalah penggunaan sel somatik makhluk hidup multiseluler untuk membuat satu atau lebih individu dengan materi genetik yang sama atau identik. Kloning ditemukan pada tahun 1997 oleh Dr. Ian Willmut dengan menjadikan sebuah sel telur domba yang telah direkayasa menjadi seekor domba tanpa perkawinan. Setelah sukses mengkloning domba, adapun bayi yang bernama “Eve” yang dihasilkan dari proses kloning atau lebih kita kenal dengan bayi tabung. Kloning sebenarnya bukanlah proses ilmiah yang aneh dalam Buddhisme karena Buddhisme selalu memandang segala sesuatu sebagai sebab akibat. Kloning menyalahi aturan dalam agama Buddha apabila penggunaannya disalahgunakan.

Beruntung menjadi umat Buddha, karena agama Buddha merupakan agama yang sejalan dengan ilmu pengetahuan. Apapun yang terjadi dalam dunia sains dapat dijelaskan semuanya dalam agama Buddha.

Ilmu pengetahuan modern sekarang ini banyak yang telah menerapkan ajaran agama Buddha, misalnya: di dunia barat, para ilmuwan sudah dapat menyembuhkan fobia dengan pengobatan melalui hipnoterapi. Dalam pengobatan hipnoterapi, pasien diminta untuk mengingat kehidupan masa lampaunya.

Pada suatu ketika bumi kita ini akan hancur lebur dan tidak ada. Tapi hancur leburnya bumi kita ini atau kiamat bukanlah merupakan akhir dari kehidupan kita.